/untuk gempa padang :mairi nandarson
gempa.. gempa..
kata-kata itu terulang terbuang tersulang
rasa cemas takut pun tak hilang datang dalam pekikan kepanikan kebingungan
tanah-tanah rengkah
rumah-rumah musnah
pohon-pohon menjamah tanah
air laut meluap tumpah
gempa.. gempa..
dimana ranah tersisa dimana anak-anak kita dimana hati kita
lari.. lari..
tsunami diukir di hati lupa dengan doa tak tahu Tuhan dimana
gempa.. gempa..
kemana kita lari hari sudah senja langit berubah warna malam akan datang sahur datang menyapa
masih kah ada doa tentang puasa tentang kita yang tak punya yang tahu kapan makan siang
tak ada uang tak tahu waktu berbuka
batam, september 2007
| |
|